PERILAKU GURU SETELAH MENGIKUTI DIKLAT (STUDI PADA SD NEGERI 2 GUNUNG TERANG)

  • Hetty Anggraini STKIP Al Islam Tunas Bangsa
  • Ali Mashari STKIP Al Islam Tunas Bangsa
Keywords: kinerja guru, optimalisasi, pelatihan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum tentang program pelatihan yang diberikan kepada guru SD Negeri 2 Gunung Terang.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah SD  Negeri 2 Gunung Terang. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga langkah: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelatihan / training di tingkat sekolah masih belum optimal dan sebagian besar guru masih belum menunjukkan perubahan sikap yang signifikan terhadap program pelatihan. Perubahan tersebut tidak akan terjadi tanpa adanya kerjasama antara seluruh pihak-pihak yang terlibat dalam proses perubahan perilaku guru setelah mengikuti pelatihan tersebut.

References

Agus Sunyoto. 1995.Manajemen Sumber Daya Manusia. Bp/wi Jakarta
Ali Imron. (1995). Pembinaan Guru di Indonesia. CV. Dunia Pustaka Jaya Jakarta.
B. Suryosubroto. 1997. Beberapa Aspek Dasar-Dasar Kependidikan. Rineka Cipta Jakarta.
Eti Rochaety dkk. (2005) Sistem Informasi Manajemen Pendidikan. PT. Bumi Aksara bandung.
Fullan G. Michael (1992). The New Meaning of Educational Change (second Edision).: Teacher College Press. New York.
Harris, Roger., Hugh Guthrie.,Barry Hubart., David lundberg. (2001).Competency-based Education and training; Betwin a Rock and a Whirlpool. McGraw-Hill Book Company. New York
Harsey, P. dan Blanchard (1990), Management of Organizationl Behavior.
Utilizing Human Resources. Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, NJ.
Lexy J. Maleong. (2007). Metodologi Penelitian kualitatif. Roosda Karya Bandung.
Miles, Methew B And Hubermen. A. Michael. (1992). Qualitative Data Analysis. SAGE Publication India PVt.Ltd. New Delhi.
Nana Sudjana. (1997). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Rosda Karya. New Delhi.
Oemar Hamalik. (2002). Pendidikan Guru; Berdasarkan pendekatan Kompetensi. PT. Bumi Aksara Bandung.
Sadili Syamsudin. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. CV. Pustaka Setia . Bandung.
Sardiman A.M. (2007). Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. PT. RajaGrafindo Jakarta.
Soekijo Notoatmojo. (2003). Pengembangan Sumber Daya Manusia. PT. Rineka Cipta. Jakarta.
Sondang P. Siagian (2002). Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja., PT Rineka Cipta. Jakarta.
Sopiah. (20080. Perilaku organisasional. Cv. Andi Offset. Yogyakarta.
Sudarwan Danim. (2008). Kinerja Staf dan Organisasi., CV. Pustaka Setia Bandung
Suharta. (1995). Pemanfaatan manajemen pendidikan dalam lembaga pendidikan. Biro Kepegawaian Sekjen Depdikbud. Jakarta.
Syaiful Sagala. (2004). Administrasi Pendfidikan Kontemporer. CV. Alfabeta. Bandung
Tohir, A. (2015). Pengembangan bahan ajar modul kesetimbangan kimia berbasis multipel representasi di SMA Kota Bandar Lampung. Program Pascasarjana Teknologi Pendidikan Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung
Undang-undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional (Sisdiknas). Departemen Pendidikan Nasional.
Published
2019-12-26
Section
Articles